Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Berdamai dengan masa lalu

Hari ini saya berada di pojok sebuah restoran cepat saji, di luar hujan masih saja turun, hingga gerimisnya mengenangi sebagian kenangan atas Jakarta. Dingin sekali disini. Entah kenapa restoran cepat saji ini memasang suhu yang terlalu dingin untuk pendingin ruangan, atau ini perasaanku saja. Saat ini Thamrin sedang tergenang, akibat hujan yang datang berlebihan. Seperti biasa, sesuatu yang berlebihan selalu tidak baik. Hujan seperti halnya kenangan, terkadang datang tiba-tiba, meluapkan ruang-ruang kenyataan  membawa kita lupa pada perasaan kalah, pada ketakutan, pada intimidasi hari esok. Kita membutuhkan ingatan atas kenangan, agar kita mampu melihat hari esok lebih bijak dan menjadi lebih optimis bukan menjadi begitu pesimis. "Orang yang optimis membuat pesawat, orang yang pesimis membuat parasut" ada benarnya memang kutipan ini. Tulisan saya sebelumnya menyimpan makna-makna ketakutan, dan mengajarkan pesimisme menaklukkan kenangan. Saya...